Diskoperindag Berau Siapkan Program Pelatihan UMKM untuk Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Kepala
Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan
(Diskoperindag) Kabupaten Berau, Hidayat, memaparkan sejumlah program pelatihan
telah disiapkan untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di
wilayah Berau tahun ini.
Dalam pertemuan di Kantor
Diskoperindag, Hidayat menjelaskan bahwa program-program tersebut mencakup
pelatihan kewirausahaan dan pelatihan teknis untuk berbagai jenis usaha.
"Kami telah merancang
berbagai pelatihan yang meliputi pelatihan kewirausahaan, pengolahan kakao dan
coklat, serta pengolahan jagung dan ikan. Tujuan utama dari program ini adalah
untuk meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM, sehingga produk mereka
memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu bersaing di pasar," ujar
Hidayat, Selasa (11/6/2024).
Selain itu, Diskoperindag juga
menyediakan pelatihan kecantikan seperti make-up artist (MUA) untuk memperluas
pilihan keterampilan yang ditawarkan kepada UMKM. Pendanaan program-program ini
berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan alokasi yang
berbeda-beda.
"Setiap program mendapat
anggaran sekitar 100 juta hingga 60 juta rupiah. Selain itu, ada anggaran
terbesar sekitar 3 miliar rupiah yang dialokasikan untuk pengadaan gerobak,
yang juga akan disertai dengan pelatihan dan pendataan UMKM," ungkap
Hidayat.
Saat ini, realisasi program baru
mencapai tahap awal, dengan penyerahan gerobak yang sudah mencapai sekitar 40
persen. Pelatihan sendiri dijadwalkan akan dimulai pada bulan depan. Namun,
Hidayat juga menyampaikan tantangan yang dihadapi dalam pendataan UMKM di
seluruh kecamatan akibat keterbatasan anggaran.
"Kami berharap tahun depan seluruh kecamatan bisa terlibat dalam program pelatihan ini. Untuk itu, kami berencana mengusulkan anggaran yang lebih besar agar semua kecamatan dapat menerima pelatihan kewirausahaan atau pelatihan teknis UMKM," tambahnya.
Untuk tahun ini, pelatihan
difokuskan di empat kecamatan: pelatihan pengolahan coklat di Teluk Bayur dan
Kelay, pelatihan pengolahan jagung di Talisayan, serta pelatihan kewirausahaan
di Biduk-Biduk. dengan adanya pelatihan
ini, Ia berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan keterampilan mereka
sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas dan kompetitif. (Sep/Nad)